Prinsip Bank Syariah

Prinsip Bank Syariah

Prinsip Bank Syariah merupakan salah satu informasi yang wajib diketahui oleh masyarakat.  Khususnya bagi mereka yang memilih bank syariah sebagai lembaga keuangan. Agar lebih jelas lagi,  sebaiknya simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Bank Syariah

Lembaga keuangan yang dikenal di Indonesia adalah bank.  Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis,  antara lain :

  • Bank Umum
  • Bank Syariah
  • Bank Sentral
  • BPR (Bank Perkreditan Rakyat)

Diantara keempat jenis bank diatas,  Bank Syariah merupakan salah satu jenis bank yang banyak dipilih di Indonesia.  Hal ini karena Prinsip Bank Syariah yang bisa dikatakan selaras dengan prinsip Islam yang mana pastinya akan membuat masyarakat lebih percaya. Mengapa begitu?

Didalam Islam dikenal dengan sistem syariah dimana tidak diperbolehkan untuk menjalankan simpan pinjam yang menggunakan bunga, dimana bunga termasuk kedalam riba.  Hal ini karena didalam Islam riba adalah haran sehingga tidak boleh dilakukan.  Dengan adanya Bank Syariah ini,  maka tentunya masyarakat akan lebih tenang karena akan terhindar dari simpan pinjam yang menerapkan bunga sekaligus riba.

Ciri Bank Syariah

Sebelum membahas mengenai Prinsip Bank Syariah, pastinya anda perlu mengetahui tentang ciri dari Bank Syariah itu sendiri.  Setiap bank sendiri juga memiliki cirinya masing – masing. Termasuk juga dengan Bank Syariah ini dimana juga memiliki ciri – ciri sebagai berikut.

  • Bank Syariah hanya akan memberikan dana kepada kegiatan yang sifatnya legal atau resmi.
  • Bank Syariah tidak akan menangani segala hal yang tidak jelas.
  • Bank Syariah anti terhadap riba.
  • Bank Syariah tidak menerapkan sistem bunga.
  • Bank Syariah anti terhadap segala aktivitas yang arahnya negatif misalnya judi dan semacamnya.

Dengan beberapa ciri diatas tentunya sudah bisa memberikan gambaran bahwa Bank Syariah memang memiliki perbedaan yang cukup jelas jika dibandingkan dengan jenis bank lainnya.  Memiliki aturan yang jelas dan tidak mengarah pada hal – hal yang tidak bermanfaat atau merugikan orang lain.

Kenali Perbedaan Bank Syariah Dengan Bank Konvensional

Mungkin masih banyak yang kesulitan untuk memahami tentang seperti apakah Prinsip Bank Syariah. Termasuk juga dengan perbedaannya.  Dimana pastinya Bank Syariah memiliki beberapa hal yang membedakannya dengan jenis bank konvensional pada umumnya.  Berikut ini adalah beberapa perbedaannya.

Perbedaan Definisi

Perbedaan pertama antara Bank Syariah dan Bank Konvensional adalah dari segi pengertiannya.  Bank Syariah sendiri berlandaskan hukum Islam dimana melarang riba didalamnya serta tidak menangani kegiatan yang tidak ada unsur manfaatnya.

Sedangkan Bank Konvensional merupakan lembaga keuangan yang bekerja sesuatu dengan ketetapan atau aturan yang berlaku,  tidak memperdulikan apakah hal tersebut bertentangan dengan hukum dan ajaran Islam atau tidak.Prinsip Bank Syariah

Aturan

Perbedaan kedua yaitu terletak pada aturannya.  Mengenai peraturan, Bank Syariah diatur oleh Bank Indonesia,  Otoritas Jasa Keuangan serta Dewan Pengawas Syariah.  Sedangkan untuk Bank Konvensional diatur oleh Bank Indonesia serta Bank Otoritas Jasa Keuangan saja.

Struktur Dalam Organisasi

Struktur organisasi yang ada di dalam Bank Syariah adalah dewan komisaris,  direksi dan pengawas syariah.  Sedangkan untuk Bank Konvensional. Hanya dewan komisaris dan direksi saja.

Azas yang Digunakan

Pada Bank Syariah menerapkan azas ganda yaitu demokrasi ekonomi yang hati – hati serta azas syariah yang berpedoman pada aturan Islam. Sedangkan untuk Bank Konvensional hanya menerapkan azas demokrasi ekonomi yang hati – hati saja.

Asal Pendapatan

Dari segi sumber pendapatan,  antara Bank Syariah dan Bank Konvensional memiliki perbedaan.  Bank Syariah umumnya memperoleh penghasilan dari sistem bagi hasil.  Sedangkan Bank Konvensional memiliki sumber penghasilan dari bunga yang sudah ditetapkan.

Dari penjelasan diatas,  maka bisa disimpulkan bahwa antara Bank Syariah dan Bank Konvensional memiliki perbedaan yang cukup nyata.  Sehingga terbilang cukup mudah untuk membedakan keduanya.

Fungsi Bank Syariah

Tak hanya soal Prinsip Bank Syariah saja yang membedakan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional.  Dari segi fungsi sebenarnya cukup berbeda.  Umumnya,  Bank Konvensional memiliki fungsi simpan pinjam saja.  Namun terkadang juga bisa menjadi media untuk menyalurkan bantuan dari pemerintah kepada masyarakat.
Sedangkan pada Bank Syariah,  memiliki beberapa fungsi sekaligus.  Selain melayani simpan pinjam dengan sistem syariah,  bank ini juga melayani untuk keperluan sosial.  Keperluan sosial dimaksud antara lain seperti :

  • Bantuan sosial
  • Sedekah
  • Wakaf
  • Zakat
  • Hibah
  • Infaq

Jika dilihat dari beberapa poin diatas,  bisa disimpulkan bahwa Bank Syariah memang memiliki fungsi yang lebih banyak dimana semuanya cenderung mengarah kepada hal – hal yang berbau Islami ataupun sosial dan manfaat. Sedangkan untuk Bank Konvensional lebih bersifat umum.

Prinsip Bank Syariah

Sebenarnya untuk bisa mengenal lebih jauh dan mendalam mengenai Bank Syariah,  bisa dilihat dari Prinsip Bank Syariah itu sendiri.  Berikut ini adalah beberapa Prinsip Bank Syariah yang perlu diketahui.

Mengharamkan Riba

Didalam Islam,  riba merupakan sebuah perbuatan yang merugikan orang.  Sehingga dalam sistem syariah,  penerapan bunga dalam sebuah pinjaman juga dilarang.  Hal ini karena bunga pinjaman termasuk kedalam riba.
Riba merupakan wujud dari memanfaatkan kesulitan  orang lain.  Hal ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Sehingga pastinya Bank Syariah akan sangat melarang adanya bunga ini. Baca juga: Kredit Multiguna Bank Mandiri Syariah yang Bisa Kamu Coba

Hanya Mendanai Kegiatan Bermanfaat

Yang menarik dalam Bank Syariah adalah dimana bank ini sangat selektif dalam memberikan  pinjaman kepada nasabah.  Bank akan memastikan bahwa uang pinjaman akan dipergunakan untuk hal yang benar – benar bermanfaat.  Sehingga untuk kegiatan yang bersifat negatif seperti judi,  narkoba dan semacamnya tidak akan ditanggapi.

Menerapkan Sistem Bagi Hasil

Bank Syariah juga menerapkan sistem bagi hasil.  Dimana segala keuntungan akan dibagi bersama.  Begitu pula dengan kerugian dan resiko yang terjadi,  menjadi hal yang akan ditanggung bersama.

Menjadi Media Untuk Beramal

Terakhir Bank Syariah juga bisa menjadi media untuk beramal misalnya zakat,  sedekah,  infaq,  bansos dan lain sebagainya.  Sehingga fungsi dari Bank Syariah ini tak hanya semata untuk simpan pinjam saja.
Dengan melihat seluruh informasi diatas,  maka pastinya anda sudah memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai Prinsip Bank Syariah serta hal apa sajakah yang membedakannya dengan Bank Konvensional pada umumnya.

McGee

McGee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.